Beritaindonesia.co - Penghuni rumah tahanan (Rutan) Sialang Bungkuk, Jl.
Hangtuah, Kecamatan Tenatang Raya, Kota Pekanbaru Riau saling bentrok pada
Jumat (5/5). Diketahui, bentrokan ini diakibatkan perselisihan antarpenghuni
rutan.
Peristiwa ini menyebabkan hampir semua tahanan melarikan
diri dari Rutan tempat para pelaku pidana dititipkan menjelang persidangan
selesai tersebut. Kini hal yang mesti dilakukan adalah membawa tahanan yang
kabur itu kembali ke Rutan.
Kapolri, Jenderal Tito Karnavian mengatakan perkembangan
terakhir penanganan kasus ini adalah dalam waktu yang relatif cepat aparat
kepolisian telah berhasil menangkap 212 orang tahanan yang kabur.
"Ada beberapa yang sudah tertangkap, 212 yang sudah tertangkap.
Ini waktu cepat," ungkapnya di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta
Selatan, Sabtu (6/5).
Lebih jauh, Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan
Terorisme (BNPT) ini menyampaikan bahwa polisi tidak bisa terlibat terlalu jauh
atau mengintervensi kasus ini. Menurutnya, posisi polisi adalah siap membantu
ketika dibutuhkan untuk mengamankan, menangkap dan menetralisir keadaan.
"Tentu bagi Polri kami membantu. Kami tidak bisa
intervensi masuk. Membantu setiap saat dalam rangka pengamanan, setiap
saat," katanya.
Kejadian ini menurutnya harus dijadikan sebagai bahan
evaluasi bagi petugas rumah tahanan, terutama tentang sistem pembinaan di rumah
tahanan, sehingga di masa yang akan datang kejadian seperti ini tidak perlu
lagi terulang.
"Kita bentuk tim kejar, kita akan kejar terus pelaku
pelakunya. Tapi sekali lagi, peristiwa ini saya kira jadi bahan masukan,
evaluasi terutama teman-teman di lapas," tutupnya.
Loading...

