Sabtu, 08 April 2017

Tanggapi Sandiaga Soal Isu Penggelembungan Jumlah DPT, Begini Respon Telak dari Djarot....

Isu Penggelembungan Jumlah DPT, Djarot: Cek Saja
Beirtaindonesia.co - Calon wakil gubernur petahana, Djarot Saiful Hidayat, menanggapi isu adanya penggelembungan jumlah DPT pada putaran dua Pilgub Jakarta. Dia menyebut jumlah DPT tak akan dapat digelembungkan karena ada data valid.

"Yang bilang siapa? Di cek saja. Digelembungkan nggak bisa, dikempesin nggak bisa, yang bisa yang normal-nomral. Kan bisa dicek semua," ujar Djarot usai pengajian di Kantor PWNU, Jalan Utan Kayu Raya, Jakarta Timur, Sabtu (8/4/2017).

Menurut Djarot, isu-isu tersebut jangan dilontarkan hanya karena persaingan di kontestasi Pilkada. Semua hal yang dicurigai dapat dicek langsung, kasihan masyarakat jika dilempar isu tak benar.

"Jadi, jangan kita semua menjelang pilkada kemudian menghembuskan berbagai macam persoalan yang sekali lagi bisa diselesaikan dengan cara mudah dan transparan. Kalau kita selalu dibayang-bayangi dengan berbagai macam persoalan ini, yang ribut nanti masyarakat karena timbul rasa curiga satu sama lain," tuturnya.

Dia pun meminta kepada pihak yang merasa ada penggelembungan DPT untuk menelusuri kebenarannya. Penambahan DPT ini diyakini Djarot karena ada masyarakat yang kemarin belum terdaftar untuk menggunakan hak konstitusionalnya.

"Jadi kalau misalnya ada yang merasa digelembungkan, ini kan masih ada waktu, susuri supaya betul-betul fix. Siapa pun yang mempunyai hak konstitusional untuk memilih harus mendapatkan haknya. Tidak boleh menghilangkan hak konstitusional warga, termasuk juga mereka yang tidak mempunyai hak tidak boleh untuk masuk menggunakan hak pilihnya," jelasnya.

Sebelumnya, cawagub nomor urut tiga, Sandiaga Salahuddin Uno, menyebut ada upaya mobilisasi dan penggelembungan jumlah pemilih di putaran dua seiring penambahan jumlah DPT yang mencapai lebih dari 109 ribu orang.


"Saya serahkan kepada tim karena ada beberapa peningkatan yang sangat menghawatirkan. Dan itu seperti ada penggelembungan dan mobilisasi," ujar Sandi di Perkampungan Industri Kecil (PIK), Cakung, Jakarta Timur, Jumat (7/4).
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...