Minggu, 07 Mei 2017

Telak! Romi: 'Belakangi Pancasila sama saja Belakangi NU & Kiai Wahid Hasyim''


Beritaindonesia.co - Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (Romi) mengingatkan saat ini berkembang paham yang ingin menghancurkan dan merobek-robek Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Sehingga, lanjut Romi, semua kalangan khususnya anak muda harus waspada.

"Paham-paham itu berkembang di kampus-kampus dan dikhawatirkan menjadi bibit perpecahan. NU berkomitmen menjaga NKRI agar tidak ada yang mengkoyak-koyak," kata Romahurmuziy saat membuka lomba cerdas cermat empat pilar Madrasah Tsanawiyah se-Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Minggu (7/5). Seperti dilansir Antara.

Dia mengatakan masyarakat tidak boleh membiarkan kalangan pelajar mendapatkan paham untuk mendirikan khilafah dan membelakangi Pancasila. Romi yang juga Anggota Komisi XI DPR mengingatkan Pancasila sudah menjadi kesepakatan pendiri bangsa Indonesia yang salah satu berasal dari Nahdlatul Ulama sehingga mengingkari Pancasila sama saja mengingkari NU.

"Perwakilan NU dalam Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah Kiai Wahid Hasyim. Membelakangi Pancasila sama saja membelakangi NU dan Kiai Wahid Hasyim," ujarnya.

Dia meminta IPNU menjadi garda terdepan dalam menyebarluaskan Islam sebagai Rahmatan lil alamin di seluruh wilayah. Romi juga menyarankan agar dibentuk korps mubaligh untuk menyebarluaskan pemikiran Islam sebagai rahmat seluruh alam.

"IPNU dan IPPNU ajarkan ahlul sunah waljamaah untuk pemula, menjadikan Islam sebagai rahmatan lil alamin," katanya.

Romi mengatakan akhir-akhir ini perbedaan di antara masyarakat Indonesia menjadi sumber perpecahan padahal sebenarnya menjadi kekuatan untuk bersatu. Menurut dia, jangan menjadikan kebhinekaan sebagai sumber perpecahan karena bangsa Indonesia berdiri berdasarkan perbedaan.


"Sepanjang mengakui bangsa Indonesia maka akan hilang perbedaan karena bangsa kita didirikan diatas perbedaan," katanya.
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...