Beritaindonesia.co - Antrean warga yang ingin mengadu kepada Gubernur DKI Jakarta
Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota DKI Jakarta kini dibatasi.
Kepala Biro Kepala Daerah dan Kerjasama Luar Negeri
(KDH-KLN) DKI Jakarta Mawardi mengatakan warga yang ingin mengadu akan diberi
nomor antrean.
"Sekarang untuk pengaduan dibatasi 30 pengadu,"
ujar Mawardi di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Rabu
(3/5/2017).
Warga akan diberi nomor antrean di pos penjaga yang ada di
gerbang Balai Kota DKI. Nantinya, mereka tidak lagi dilayani di pendopo seperti
biasanya.
Ahok akan mendengar pengaduan mereka di ruang tamu Balai
Kota DKI Jakarta. Mawardi mengatakan hal ini agar sesi pengaduan lebih
kondusif. Selain itu, ada juga antrean untuk warga yang ingin berfoto.
"Nah untuk foto, kita buat nomor antreannya sampai
1.000 untuk satu hari," ujar Mawardi.
Mawardi mengatakan Ahok akan melayani pengaduan warga
terlebih dahulu. Nanti, Ahok akan melayani antrean foto saat dia sedang
senggang bekerja.
"Habis pengaduan Bapak layani antrean foto, nanti
disesuaikan aktivitas Pak Gubernur. Kalau ada acara, kita cut dulu, sudah
senggang akan dilanjutkan lagi," ujar Mawardi.
Saat berfoto, warga juga hanya bisa berfoto kelompok dengan
Ahok.
"Kalau selfie kasihan yang lain. Nanti diizinkan selfie
satu, semua mau selfie, kasihan yang lain masih antre mau foto. Kalau grup,
kita harap bisa lebih cepat," ujar Mawardi.
Loading...
