
Beritaindonesia.co - Belakangan ini imam besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar
sering diundang ke istana oleh Presiden Jokowi. Pihak Istana Kepresidenan telah
membantah kabar perombakan kabinet, lalu bahas apa?
"Nggak ada sampai saat ini belum ada isu reshuffle, kan
dari kemarin pertemuan sama ulama-ulama, tentunya bahas situasi Indonesia
terkini," kata Juru Bicara Presiden Johan Budi SP saat berbincang dengan
detikcom, Jumat (7/4/2017).
Johan mengatakan pertemuan antara Jokowi dengan Nasaruddin
bukan soal isu pergantian menteri. Johan menerangkan sebelumnya Jokowi juga
sudah mengundang ulama-ulama untuk saling berbagi informasi tentang kondisi
terkini.
"Ya bukan soal reshuffle cuma nggak tahu urusan apa.
Kan sebelumnya ada ulama-ulama juga ketemu sama presiden didampingi menteri
agama juga kan," ujar dia.
"Kalau ulama-ulama sih sharing soal kondisi ini seperti
apa perekonomiannya. Kemudian juga minta masukan dari para ulama, dari para
tokoh-tokoh Islam, ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan desas-desus perombakan Kabinet Kerja
Jokowi-JK kembali terdengar. Salah satu pemicu munculnya kabar tersebut adalah
kedatangan imam besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar ke Istana Kepresidenan
pada Rabu (5/4). Nasaruddin mengaku memang kerap diajak bertemu oleh Jokowi.
"Memang saya nggak tahu, beliau juga semenjak jadi
gubernur, saya juga sering diajak ke kantornya. Makan siang. Nah, sekarang ini
diajak lagi sambil berbicara yang ringan-ringan. Bagaimana masalah perkembangan
umat dan bangsa kita ke depan. Karena saya dalam kapasitas Rektor Perguruan
Tinggi Universitas Institut Perguruan Tinggi Al-Quran Jakarta atau sebagai imam
besar Masjid Istiqlal Jakarta diajak berbincang-bincang tentang mengamati
perkembangan terakhir ini," kata Nasaruddin.
Setelah kedatangan Nasaruddin ke Istana, kabar reshuffle pun
berembus. Kedatangan Nasaruddin dikait-kaitkan dengan posisi Menag Lukman Hakim
Saifuddin. Namun, kabar perombakan ini dibantah pihak istana.
Loading...
