Beritaindonesia.co - Sajak Sang Penista yang ditulis oleh Waketum Gerindra kini
dinyanyikan oleh Ahmad Dhani dalam wujud video klip. Partai Golkar menyesalkan
munculnya video tersebut di masa tenang.
Wasekjen Golkar, Ace Hasan Syadzily mengatakan semua pihak
harus menjaga ketenangan dan kedamaian.
"Saya kira seharusnya semua pihak di hari tenang ini
menjaga ketenangan dan kedamaian. Biarkan rakyat Jakarta memilih berdasarkan
atas nuraninya masing-masing," ujar Ace lewat pesan singkat, Selasa
(18/4/2017).
Tindakan tersebut dikatakan Ace mencerminkan
ketidakdewasaan. Menurutnya, Dhani dan Fadli bukan politisi yang paham aturan.
"Tindakan Ahmad Dhani dan Fadli Zon sangat saya
sesalkan. Itu menunjukkan bahwa mereka ini bukan politisi yang mengerti
aturan," tegasnya.
Video itu dipublikasikan Fadli lewat akun Twitternya pada
Senin (17/4/2017) kemarin. Video itu diawali dengan boneka Ahok sedang berdiri
di depan televisi.
Lalu dilanjutkan adegan Dhani membuka keris dari sarungnya.
Adapun lirik dari video itu seperti "Di tengah damai-damai Jakarta kau
pamerkan keangkuhan" dan "di tengah damai, kau nista ayat-ayat
Tuhan". Sajak itu sendiri ditulis Fadli Zon pada bulan Februari 2017 lalu.
Loading...

