Beritaindonesia.co - Panitia Pengawas Pemilu ( Panwaslu) Jakarta Barat menemukan
sembilan mobil box dan sebelas karung berisi sembako yang hendak dibagikan
sejak Minggu (16/4/2017).
Ketua Panwaslu Jakarta Barat Puadi mengatakan,
sembako-sembako tersebut diamankan di tiga wilayah di Jakarta Barat.
"Pertama di Kebon Jeruk, Duri Kepa. Itu ada sebelas
karung yang kami amankan. Barang buktinya sembako itu ada beras, ada minyak,
ada gula," ujar Puadi saat dihubungi Kompas.com, Senin (17/4/2017).
Kemudian, Panwaslu Jakarta Barat juga mengamankan enam mobil
box besar berisi sembako di Kalideres. Barang bukti sembako tersebut kini
diamankan di Polsek Kalideres.
Selain itu, paket sembako juga diamankan di Palmerah
sebanyak tiga mobil box besar pada Senin, sekitar pukul 03.00 WIB. Isi sembako
di tiga tersebut sama.
Puadi mengatakan, sembako-sembako itu diduga akan dibagikan
oleh simpatisan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta nomor pemilihan dua Basuki
Tjahaja Purnama ( Ahok)- Djarot Saiful Hidayat.
Panwaslu Jakarta Barat telah mengklarifikasi orang yang
hendak membagikan sembako di Kebon Jeruk itu. Sementara orang yang ketahuan
hendak membagikan sembako di Kalideres dan Palmerah baru akan dimintai
klarifikasi.
"Tiga-tiganya dari simpatisan paslon nomor dua. Yang di
Palmerah baru akan diminta klarifikasi, baru dugaan, yang Kalideres juga sama.
Jadi yang udah persis simpatisan nomor dua itu di Kebon Jeruk Duri Kepa,"
kata Puadi.
Panwaslu Jakarta Barat bersama tim sentra penegakan hukum
terpadu (gakkumdu) akan mengkaji dugaan pelanggaran pemilu dalam temuan sembako
tersebut.
"Karena itu dilakukannya hari tenang, nanti kami
lakukan kajian dengan kepolisian dan kejaksaan apakah teridentifikasi
pelanggaran pidana atau tidak karena ini menyangkut politik uang," ucap
Puadi.
Loading...
