Beritaindonesia.co - Calon Gubernur DKI Anies Baswedan tetap berkomitmen untuk
tidak menggusur warga Jakarta. Menurut Anies, proses gusur menggusur itu
merupakan keputusan warga DKI Jakarta.
"Jadi bukan sekarang saya mengatakan moratorium, itu
sejak bulan Oktober dan seruan itu tidak berubah. Keputusan (gusur-menggusur)
oleh rakyat. Rakyat yang memutuskan itu," Jalan Jendral Gatot Subroto,
Jakarta Selatan, Rabu (2/5).
Anies menegaskan pemimpin tidak boleh menentukan secara sepihak.
Seharusnya selalu dimusyawarahkan dengan masyarakat yang bersangkutan.
"Jadi jangan sepihak. Seakan-akan saya lebih tahu
enggak yang paling tahu musyawarahkan dan ini yang akan kita kerjakan besok
bulan Oktober," ujarnya.
Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta mengatakan Djarot
Syaiful Hidayat akan kembali melakukan penertiban bangunan liar di lokasi bekas
penggusuran di Kampung Akuarium, Jakarta Utara.
"Ya kita jaga, ya kita akan tertibkan lagi. Kan itu
masuk cagar budaya kan, kita akan kembalikan nanti ya," kata Djarot di
Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa
(2/5).
Djarot mengungkapkan, saat ini Pemprov DKI telah menyiapkan
aparat untuk membantu menertibkan bangunan di sana.
Menurut Djarot, sesuai rencana awal kawasan tersebut akan
dijadikan cagar budaya. Berdasarkan hasil rapat pimpinan (rapim) pagi tadi,
Djarot menyatakan bahwa penertiban akan dilakukan pekan ini.
"Ya secepatnya (penertiban), tadi sudah kita rapatin
juga kok, ya kita akan tertibkan," pungkas Djarot.
Loading...

