Beritaindonesia.co - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian berterima kasih bagi
masyarakat yang mengirimkan karangan bunga ke Markas Besar Polri, Jakarta.
Ia menganggap kiriman tersebut sebagai bentuk dukungan
kepada Polri dalam menjalankan tugasnya.
"Dukungan kepada Polri untuk melakukan tindakan yang
tegas kepada kelompok-kelompok yang intoleran, kelompok-kelompok yang kira-kira
dapat mengganggu NKRI," ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu
(3/5/2017).
Dukungan tersebut, kata Tito, membuat Polri lebih
termotivasi dalam menindak kelompok radikal dan anti- Pancasila yang meresahkan
masyarakat.
Hampir 200 karangan bunga berjajar memagari kompleks Mabes
Polri, Jakarta, Rabu (6/5/2017).
Tanggapan senada disampaikan Kepala Biro Penerangan
Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto.
Karangan tersebut, menurut dia, menunjukkan kepedulian
masyarakat atas kondisi yang tengah terjadi di Indonesia.
"Kita positif thinking sekaligus apresiasi, jadi
masyarakat itu peduli terhadap kondisi negara republik Indonesia," kata
Rikwanto.
Sekitar 200 karangan bunga nampak berjajar memagari kompleks
Mabes Polri, Jakarta, Rabu pagi.
Isi karangan bunga tersebut rata-rata berupa dukungan kepada
Presiden, Polri, dan TNI serta ucapan terima kasih.
Salah satu karangan bunga yang dikirim Ibu-ibu Pecinta NKRI
yang bertuliskan "Kami mendukung Presiden, TNI, dan Polri menegakkan
Pancasila di NKRI".
Kemudian, ada lagi karangan bunga bertuliskan
"Selamatkan NKRI Berantas Radikalisme!!! Bergerak cussssss!!!".
Ada juga karangan bunga demgan tulisan "Pak Kapolri,
kami dukung bapak menyapu bersih kaum intoleran yang mau rubuhkan tiang
Pancasila dan NKRI".
Sejumlah pengendara motor sempat berhenti di depan Mabes
Polri untuk berfoto dengan latar belakang karangan bunga.
Tren karangan bunga ini bermula dari dukungan warga terhadap
Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan wakilnya, Djarot Saiful
Hidayat, yang kalah dalam Pilkada DKI.
Dukungan itu ditunjukkan dengan "lautan" karangan
bunga yang memadati Balaikota.
Loading...

