Beritaindonesia.co - Calon gubernur DKI
Jakarta Anies Baswedan enggan berkomentar banyak soal pelanggaran kode etik
yang dijatuhkan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) kepada Ketua KPU
DKI Jakarta Sumarno.
Menurut Anies, yang
terpenting saat ini adalah Pilkada DKI Jakarta putaran kedua bisa berjalan
lancar tanpa kendala.
Anies mengatakan saat
ini pihaknya lebih fokus untuk memenangkan putaran dua Pilkada DKI. Apalagi
waktu pemungutan suara kian dekat.
"Enggak (tidak
mau komentar), yang penting pemilu berjalan baik. Pokoknya yang penting kami,
persiapan jangan sampai terganggu konsentrasinya," ujar Anies di Jakarta
Pusat, Jumat (7/4/2017).
DKPP sebelumnya
menyatakan Sumarno terbukti melanggar kode etik penyelenggara pemilu karena
molornya pelaksanaan rapat pleno penetapan pasangan cagub-cawagub DKI Jakarta
pada putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017 di Hotel Borobudur beberapa waktu
lalu.
DKPP menilai hal
tersebut berpotensi merusak kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemilu di
Indonesia karena rapat pleno tersebut disiarkan dan tersebar luas.
DKPP: Ketua KPU DKI
Melanggar Kode Etik Penyelenggara Pemilu
DKPP memberikan sanksi
peringatan kepada Sumarno. Sumarno telah menyatakan menerima keputusan
tersebut.
"Menurut
perspektif DKPP bahwa saya melakukan pelanggaran kode etik. Saya menerima
putusan itu," ujar Sumarno seusai sidang putusan di Kantor DKPP, Jalan MH
Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (7/4/2017).
Loading...
