Beritaindonesia.co - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut 2, Basuki Tjahaja
Purnama alias Ahok, sempat menyinggung pesaingnya, Anies Baswedan, hanya
beretorika dalam menyampaikan program. Pernyataan itu keluar karena Ahok merasa
tidak mendapatkan penjelasan mengenai program uang muka atau down payment (DP)
nol Rupiah.
Menurut Ahok, Anies tidak bisa memberikan penjelasan
mengenai detail bangunan DP nol Rupiah dalam debat pamungkas. Padahal dalam
debat, Anies menegaskan bahwa programnya bukan mengenai pengadaan rumah. DP nol
Rupiah merupakan sistem pembayaran.
Meski begitu, Ahok berkukuh tidak paham. Alhasil, Ahok
menyebut penjelasan Anies hanya retorika. Itu disampaikan Ahok lantaran tidak
puas atas jawaban detail pembiayaan rumah tersebut.
"Bukan. Jawabnya itu loh. Kalau rakyatkan butuh
program. Nyatanya apa," kata Ahok di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu
(12/4).
Pemahaman Ahok, konsep DP nol Rupiah Anies-Sandiaga
merupakan adanya hunian rumah tapak maupun rumah susun. Sehingga dia merasa
bingung, lantaran lahan di DKI Jakarta tidak bisa bertambah dan jumlah penduduk
setiap tahunnya terus meningkat.
"Kaya bilang rumah, selalu ada rumah berpihak-berpihak.
Lalu kita tanya, rumah yang mana? Kalian bisa beli rumah enggak Rp 300 juta?
Enggak ada," terangnya.
Loading...

