Beritaindonesia.co - Balai Kota DKI Jakarta hari ini masih “diserbu” oleh banyak
orang yang ingin berfoto bersama Gubernur Basuki Tjahaja Purnama . Mereka pun
rela antre berjam-jam demi bisa berfoto bersama Ahok, yang harus mengakhiri
jabatannya pada Oktober mendatang setelah hampir dipastikan kalah Pilkada DKI.
Tidak sedikit pula orang yang mengaku sebagai relawan ingin
berfoto dengan Ahok. Namun, mereka tidak ikut antre, melainkan nyelonong masuk
ke Balai Kota, tempat Ahok bekerja.
Ini yang membuat Ahok gusar. Dia akhirnya menegur ulah para
relawan itu, karena tidak mau ikut banyak warga yang sudah antre di pelataran
pendopo.
"Saya mesti tegasin ini. Kalian mau saya kerja kan lima
bulan ini. Jadi tolong enggak usah selfie-selfie. Kita duduk foto. Terima
kasih," kata Ahok, Jumat 28 April 2017.
Relawan yang menggunakan kemeja kotak-kotak yang berjumlah
kurang lebih 20 orang ini tampak menunggu Ahok di Balairung. Tidak seperti
banyak warga lainnya yang telah mengantre.
Saat itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI membuka sesi
tambahan pada sore hari mengingat membludaknya warga yang masih tetap menunggu
untuk foto bersama dan bersalaman dengan Ahok. Padahal, untuk foto bersama Ahok
pihak protokoler sudah menyiapkan tempat duduk di tengah-tengah ruangan kerja
Ahok.
Usai ditegur Ahok, para relawan pun akhirnya mendapatkan
kesempatan foto. Ia membaginya dalam tiga kelompok dari tempat yang disediakan.
Atas kejadian itu, mereka para relawan memaklumi teguran
yang disampaikan Ahok.
"Sudah capek dan ramai juga, kan wajar (Ahok menegur).
Kita enggak berani selfie, sudah capek (Ahok) soalnya. Kalau biasanya kan ada
yang minta selfie ini enggak boleh. (Ahok) Maunya barisan, enggak perlu
selfie," kata salah satu relawan usai berfoto bersama Ahok.
Loading...
