Beritaindonesia.co - Sri Astati Nursani (32) dan anaknya, Muhammad Fahri Asidiq
(11), bocah penderita tulang rapuh atau osteogenesis imperfecta memiliki
keinginan besar untuk bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil.
"Saya sama Fahri ngefans sama Pak Wali," kata Sri
Astati Nursani kepada Kompas.com, Senin (10/4/2017).
Sri menambahkan, keinginan dia dan anaknya bertemu Ridwan
Kamil sampai saat ini belum terwujud.
Rumah Sri dan Fahri di RT 01 RW 03, Kelurahan Cipadung,
Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, malah sudah dikunjungi Wakil Wali Kota Bandung
Oded M Danial dan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi.
"Kalau ketemu Pak Wali mau curhat. Mungkin beliau bisa
lebih mengerti kami," ungkapnya.
Sri mengaku pernah bertemu langsung dengan Ridwan Kamil.
Namun pertemuan tersebut terjadi pada saat dirinya ditertibkan oleh Satpol PP
Kota Bandung dalam razia pedagang kaki lima di sekitaran pusat perbelanjaan
Bandung Indah Plaza (BIP).
Pada saat itu, Ridwan Kamil yang ikut dalam razia mengusir
Sri agar tidak lagi berjualan tisu di sekitaran BIP yang memang menjadi kawasan
Zona Merah bebas PKL.
Sri sempat berbicara langsung dengan Ridwan Kamil meminta
agar barang dagangannya tidak diangkut petugas Satpol PP dan diberikan
keringanan agar tetap berjualan di lokasi tersebut.
Sri juga tidak membeberkan perihal kondisi kesehatan
anaknya.
Tidak ada toleransi dari pria yang akrab disapa Emil itu.
Sri tetap tidak diperkenan berjualan di lokasi tersebut karena harus sesuai
dengan aturan.
"Saya enggak marah ditertibkan sama Pak Wali, karena
saya sadar melanggar aturan. Beliau cuma nyuruh pindah tempat saja,"
akunya
Loading...
