Beritaindonesia.co - Hari ini, Rabu (26/4/2017), pengguna internet (netizen)
Tanah Air berbondong-bondong menyuarakan dukungan dan rasa terima kasih kepada
Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Di Twitter, tanda
pagar #GombalinAhok menempati trending topic teratas di Twitter.
Lebih dari 2.000 kicauan dalam waktu berdekatan
berlomba-lomba mengemukakan kecintaan untuk Ahok dalam bentuk
"gombalan". Mulanya gerakan #Gombalin Ahok ini diprakarsai akun @
Anjinggombal sekitar tiga jam lalu, sebagaimana pantauan KompasTekno, Rabu
pagi.
"Untuk menghargai kerja Pak @basuki_btp untuk Jakarta,
yuk kita gombalin di sini. Pake hashtag #Gombalin Ahok yuk :D," kata akun
@ Anjinggombal yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut alias follower
tersebut.
Selanjutnya, banyak netizen yang tergerak untuk turut
menggombal Ahok di Twitter dengan mematrikan tagar #Gombalin Ahok. Ada yang
bernuansa guyon, banyak pula yang terdengar miris dan pilu. Berikut beberapa
contohnya.
"#gombalinahok Biar mereka membencimu,namun tak dapat
merubah cinta kami kepadamu akan pengabdianmu yg tulus tanpa pamrih," kata
akun @urfe_sein.
Rasa cinta dari netizen untuk Ahok terlontar menyusul
kekalahan Ahok pada Pilkada DKI beberapa saat lalu, di mana pasangan Anies
Baswedan dan Sandiaga Uno dinyatakan memenangkan suara terbanyak.
Meski Ahok masih akan memimpin jalannya pemerintahan hingga
pelantikan pemimpin baru pada Oktober mendatang, tetapi warga agaknya sudah
rindu sejak sekarang. Banyak yang mengatakan belum bisa beralih alias move on
dari kepemimpinan Ahok dan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.
"Semoga pergimu tak lama, karena tanpamu Jakarta tak
lagi sama." #Gombalin Ahok @ Anjinggombal," kata akun @wira_panda.
Tak cuma dari ranah online, kehebohan pendukung Ahok lebih
dulu tercermin secara offline. Hal ini tampak dari karangan bunga untuk Ahok
dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, yang datang bertubi-tubi
ke Balai Kota.
Saking banyaknya karangan bunga yang datang, ruang terbuka
di Balai Kota sudah tidak cukup lagi untuk menampung. Akhirnya, beberapa
karangan bunga diletakan di sepanjang trotoar.
Ini menarik perhatian warga yang kebetulan lewat. Arus lalu
lintas di depan Balai Kota menjadi tersendat karena pengendara memperlambat
kendaraan untuk membaca pesan pada karangan-karangan bunga itu.
Loading...

