Selasa, 25 April 2017

Sulit Untuk Move-on? Netizen Berlomba-Lomba "Gombalin" Ahok di Twitter


Beritaindonesia.co - Hari ini, Rabu (26/4/2017), pengguna internet (netizen) Tanah Air berbondong-bondong menyuarakan dukungan dan rasa terima kasih kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Di Twitter, tanda pagar #GombalinAhok menempati trending topic teratas di Twitter.

Lebih dari 2.000 kicauan dalam waktu berdekatan berlomba-lomba mengemukakan kecintaan untuk Ahok dalam bentuk "gombalan". Mulanya gerakan #Gombalin Ahok ini diprakarsai akun @ Anjinggombal sekitar tiga jam lalu, sebagaimana pantauan KompasTekno, Rabu pagi.

"Untuk menghargai kerja Pak @basuki_btp untuk Jakarta, yuk kita gombalin di sini. Pake hashtag #Gombalin Ahok yuk :D," kata akun @ Anjinggombal yang memiliki lebih dari 1,2 juta pengikut alias follower tersebut.

Selanjutnya, banyak netizen yang tergerak untuk turut menggombal Ahok di Twitter dengan mematrikan tagar #Gombalin Ahok. Ada yang bernuansa guyon, banyak pula yang terdengar miris dan pilu. Berikut beberapa contohnya.

"#gombalinahok Biar mereka membencimu,namun tak dapat merubah cinta kami kepadamu akan pengabdianmu yg tulus tanpa pamrih," kata akun @urfe_sein.

Rasa cinta dari netizen untuk Ahok terlontar menyusul kekalahan Ahok pada Pilkada DKI beberapa saat lalu, di mana pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dinyatakan memenangkan suara terbanyak.

Meski Ahok masih akan memimpin jalannya pemerintahan hingga pelantikan pemimpin baru pada Oktober mendatang, tetapi warga agaknya sudah rindu sejak sekarang. Banyak yang mengatakan belum bisa beralih alias move on dari kepemimpinan Ahok dan Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat.

"Semoga pergimu tak lama, karena tanpamu Jakarta tak lagi sama." #Gombalin Ahok @ Anjinggombal," kata akun @wira_panda.

Tak cuma dari ranah online, kehebohan pendukung Ahok lebih dulu tercermin secara offline. Hal ini tampak dari karangan bunga untuk Ahok dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, yang datang bertubi-tubi ke Balai Kota.

Saking banyaknya karangan bunga yang datang, ruang terbuka di Balai Kota sudah tidak cukup lagi untuk menampung. Akhirnya, beberapa karangan bunga diletakan di sepanjang trotoar.

 Lapangan di Balai Kota DKI Jakarta dipenuhi karangan bunga, Rabu (26/4/2017). 


Ini menarik perhatian warga yang kebetulan lewat. Arus lalu lintas di depan Balai Kota menjadi tersendat karena pengendara memperlambat kendaraan untuk membaca pesan pada karangan-karangan bunga itu.
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...