Beritaindonesia.co - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)
menegaskan pihaknya akan menindak tegas sekelompok orang yang membuat semrawut
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo. Ahok juga meminta polisi
menindak tegas preman-preman yang diduga mengambil untung di Kalijodo.
"Karena dia (preman) merasa gubernur kalah udah hilang
gubernur, padahal masih sampai 7 Oktober, kan masih lima bulan lagi," ujar
Ahok menjawab pertanyaan wartawan soal kondisi Kalijodo dalam wawancara di
Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (25/4/2017).
Ahok mengaku sudah memperhitungkan kondisi lingkungan sosial
di RPTRA Kalijodo saat diresmikan hari Rabu, 22 Februari 2017. Karena itu, Ahok
memerintahkan jajaran terkait melakukan penanganan atas laporan kondisi terkini
Kalijodo.
"Bukan, bukan nggak diperhitungkan (kondisi Kalijodo),
itu sudah jalan, ini mereka kurang ajar saja, preman. Dia pikir saya udah nggak
bisa tindak dia. Makanya saya minta kepolisian biar tindak. Dia (preman) merasa
kita udah bukan gubernur lagi kan, orang saya masih gubernur kok sampai 7
Oktober," tegas dia.
Soal munculnya parkir liar saat Kalijodo dipadati pengunjung
pada Senin, 24 April, Ahok menyebut pihaknya akan membuat satu jalur masuk ke
kawasan RPTRA. Penerapan satu gerbang ini membuat pengunjung tidak bisa parkir
sembarangan sekaligus mencegah preman mengambil keuntungan lewat parkir liar.
"Saya sudah minta Dishub diubah aja, kalau itu (mesin
parkir) kan dicopot-copotin nih, parkir meter jalan satu jalan kita ubah pake
gate, pake pintu pengamanan gampang, satu jalur," imbuhnya.
Kalijodo dipadati pengunjung, Senin (24/4/2017)Kalijodo
dipadati pengunjung, Senin (24/4/2017)
Penanganan juga dilakukan terhadap lapak-lapak pedagang yang
ikut menyesaki RPTRA. "Satpol PP kita sudah minta juga termasuk anak yang
nggak pake helm harus ditegur kalau jatuh gimana, PKL udah kita tata tapi kan
nyerbu lagi, kan nggak bisa kalau gitu," sambung Ahok.
Wakil Kadishub DKI Jakarta Sigit Wijatmoko sebelumnya
mengatakan pemasangan gerbang (gate) parkir di RPTRA Kalijodo dilakukan minggu
ini.
"Kita Dinas Perhubungan, minggu ini kita akan
selesaikan pemasangan gate. Kenapa kita pakai gate? Pertama memastikan jumlah
kendaraan yang masuk dan diperkenankan untuk parkir. Karena kan, ada
countingnya kalau pakai gate," kata Sigit di lokasi, Jalan Kepanduan II,
Penjaringan, Jakarta Utara.
Loading...

