Beritaindonesia.co - Meski cuma tamat SMP karena putus sekolah pada 1993 lalu,
Rusmala tak berdiam diri. Dia bersama sang adik mengerjakan pesanan songket
dari tetangga. Mulai dari mengerjakan pesanan tetangga, usaha Rusmala makin
berkembang hingga kini.
Perjalanannya dalam membuat dan memasarkan songket terbilang
panjang dan tak mudah. Tapi akhirnya, dia dipertemukan dengan Bank Negara
Indonesia (BNI) yang mengajak dia untuk ikut serta di Inacraft pada 2010 lalu.
Rusmala juga tak ketinggalan ambil bagian dalam Inacraft
2017 di Jakarta Convention Center (JCC), dengan mengusung merek Nirmala
Songket. Di pameran Inacraft ini kain songket Nirmala dibanderol dengan harga
Rp 1,5 juta hingga Rp 6,5 juta dengan warna-warna alam.
Nirmala SongketNirmala Songket Foto: Sylke Febrina
Laucereno/detikFinance
"Kami memulai bisnis ini sebenarnya untuk memenuhi
kebutuhan hidup, itu sekitar tahun 1993, ya putus sekolah daripada tidak
bekerja, kami mulai saja membuat songket dengan satu mesin dulu," ujar
Rusmala saat ditemui di JCC, Jumat (28/4/2017)
Nirmala Songket masuk dalam Kampoeng BNI yang merupakan
program binaan untuk usaha kecil menengah (UKM) milik bank pelat merah tersebut.
Rusmala menyebutkan, saat ini dia telah memiliki 168 pengrajin untuk
mengerjakan songket-songket miliknya.
Saat ini di pameran, omzet yang dihasilkan oleh Nirmala
songket sudah mencapai Rp 100 juta per hari. Dia juga sudah mendapatkan
penghargaan dari BNI untuk kategori brand yang bertransaksi menggunakan mesin
EDC terbanyak.
Nirmala SongketNirmala Songket Foto: Sylke Febrina
Laucereno/detikFinance
Namun, Rusmala mengaku belum akan merambah jalur daring
untuk meluaskan penjualan kain. "Kalau online saya belum berani, karena
biasanya foto akan mengubah warna kain, saya takut mengecewakan konsumen,"
ujar dia.
Saat ini sebaran wilayah penjualan kain masih di sekitar
Sumatera Selatan dan Jawa. Biasanya pembeli adalah langganan yang didapatkan
ketika mereka ikut pameran.
Selain pembeli lokal. Turis asing yang kebetulan berkunjung
menjadi langganan Rusmala. Seperti dari Malaysia, Athena dan beberapa negara
Asia dan Eropa lainnya. Yang jelas, kerja keras Rusmala selama ini berbuah
manis Dia mampu mengantongi omzet antara Rp 150 juta hingga Rp 200 juta per
bulan.
Nirmala SongketNirmala Songket Foto: Sylke Febrina
Laucereno/detikFinance
Untuk memesan kain songket Nurmala, bisa menghubungi :
Whatsapp : 082177499775
Call : 081367747277
BBM : 5B8F808a
Email. : mala28148@gmail.com
Alamat workshop di Dusun II, Desa Tunas Aur, Kecamatan
Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, Palembang, Sumatera Selatan.
Loading...

