Beritaindonesia.co Presiden Joko Widodo menunaikan salat subuh berjamaah di
Masjid Raya Bandung yang terletak di dekat alun-alun Kota Kembang itu, Kamis,
13 April 2017. Jokowi menggunakan baju koko putih dilapis jaket hijau dan
mengenakan sarung berwarna biru, tiba di masjid pada sekitar pukul 04.30 WIB.
Jokowi didampingi Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali
Kota Bandung Ridwan Kamil, Menteri
Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung.
Jemaah subuh pagi itu mencapai setengah ruangan masjid.
Banyaknya jemaah salah subuh ini tak lepas dari upaya Wali
Kta Bandung yang mengundang masyarakat, lurah dan aparatur pemkot melalui akun
media sosial instagramnya.
"Warga muslim Bandung tercinta, Alhamdulillah Bapak
Presiden berkenan untuk silaturahim dan mengikuti program subuh berjamaah
Pemkot Bandung di Masjid Agung Alun-Alun. Ditunggu besok subuh ya. Hatur
nuhun," demikian Ridwan Kamil dalam akun instagram @ridwankamil.
Sejumlah masyarakat antusias bertemu dengan Kepala Negara
dengan banyak yang meminta jabat tangan dan berswafoto bersama. Presiden Jokowi melakukan kunjungan kerja
selama dua hari di Jawa Barat. Usai dari Bandung, Jokowi melanjutkan kunjungan
ke Kota Udang, Cirebon.
Di Cirebon, Presiden Jokowi dijadwalkan mengunjungi Pondok
Pesantren Buntet sekaligus dalam rangka Haul Sesepuh Al-Marhumin. Ketua Panitia
Haul Muhammad Anas, mengatakan Presiden juga direncanakan meresmikan Indor
Sport Hall dan Audotorium Mbah Muqoyyim serta Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah
Buntet.
"Kunjungan Presiden bukan kali ini saja, tapi sebelum
menjadi Presiden juga pernah berkunjung ke Pesantren Buntet," ujarnya.
Buntet merupakan salah satu pondok pesantren tertua dan berpengaruh di Jawa.
Sejumlah pejabat kerap hadir di pondok pesantren yang terletak di wilayah
Pantura Cirebon itu.
Soal pencalonannya dalam pilgub, Dedi tegas mengatakan bahwa
sejauh ini dirinya masih tertrik mengurusi Parta Golkar yang dipimpinnya. Ia
mengaku terus melakukan evaluasi ihwal kegagalan Partai Golkar dalam tiga kali
Pilgub Jabar secara berturut-turut. "Itu yang menjadi fokus kami saat
ini," ujarnya.
Loading...

