Beritaindonesia.co - Penguasa baru pemerintahan di DKI Jakarta siap bergulir
tahun ini dengan terpilihnya gubernur pengganti Basuki Tjahaja Purnama. Meski
begitu, Grup Astra sebagai salah satu pemain dalam pengadaan bus Transjakarta
yakin, proyek yang melibatkan PT United Tractors (UT) dengan Scania tetap
berjalan.
Akhir tahun lalu, Grup Astra melalui UT sudah mulai memasok
secara bertahap hingga kuarta pertama 2017 bus Scania untuk Transjakarta. Total
pesanan yang harus dipenuhi mencapai 250 unit, dikirimkan untuk Transjakarta
dan operator pendukung Mayasari Bakti.
Gidion Hasan, Direktur Grup Astra, mengatakan bahwa
kerjasama ini sudah berjalan sebagai inisiatif dari Pemda DKI untuk menyediakan
moda trasportasi yang handal, lebih tahan lama, dan didukung oleh layanan purna
jual mumpuni.
”Jadi niatnya itu, dan mudah-mudahan kami harapkan nggak ada
hubunganya dengan pergantian rezim,” ucap Gidion usai Rapat Umum Pemegang Saham
Grup Astra, (20/4/2017), di Hotel Mulia Senayan, Jakarta.
Gidion melanjutkan, bahwa proyek ini tak hanya ditawarkan
untuk Scania, tetapi juga ada pemain lain yang terlibat macam Mercedes-Benz,
Volvo, sampai Hino. Proyeksinya sama, menyediakan layanan transportasi publik
yang didukung ketersediaan suku cadang dn servis.
”Jadi mudah-mudahan proyek busway untuk mendapatkan
transportasi yang handal didukung purna jual yang baik tetap bisa berlanjut
dengan baik,” ujar Gidion.
UT dalam hal ini sudah menyatakan kesiapan untuk memberikan
jaminan layanan purna jual yag disebut Guaranteed Product Support (UT GPS).
Bengkel tahu workshop bus dan truk merek Scania sudah
tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Jakarta. Di Raya Bekasi
misalnya, terdapat workshop yang melayani servis berkala, turun mesin, hingga
pembelian suku cadang.
Loading...
