Beritaindonesia.co - Sejumlah studi para ahli dan laporan rahasia intelijen
menyimpulkan bahwa Korea Utara Sanggup memproduksi bom nuklir setiap enam atau
tujuh minggu.
Kesimpulan ini diduga menjadi penyebab mengapa pemerintahan
Donald Trump sangat menaruh perhatian terhadap eskalasi percobaan nuklir Korea
Utara.
Bahkan Amerika Serikat
mengancam menyerbu Korea Utara jika negeri ini benar-benar melakukan uji
coba rudall nuklirnya keenam ketika memperingati hari jadi angkatan bersenjata
ke 85.
Menurut para ahli, langkah demi langkah produksi senjata
berkepala nuklir Korea Utara memiliki kemampuan luar biasa, termasuk sanggup
menjangkau Seatle.
"Mereka telah belajar banyak," kata Siegfried S.
Hecker, seorang profesor dari Stanford yang memimpin laboratorium senjata Los
Alamos di New Mexico, tempat pembuatan bom atom dari 1986-1997.
Korea Utara sedang gencar mengumbar ancaman uji coba nuklir
keenam selama 11 tahun ini. Dari hasil uji coba tiga bom nuklir -semuanya
dilakukan pada September 2016- memiliki kemampuan setara dengan ledakan bom
atom di Hiroshima.
Menyikapi ulah Korea Utara soal pecobaan nuklir, AS akan
memberikan sanksi lebih ketat terhadap Korea Utara sebagaimana disampaikan duta
besar AS di PBB, Nikki Haley.
"Masyarakat menutup mata selama bertahun-tahun masalah
senjata nuklir. Kini saatnya menyelesaikan masalah itu," kata Trump di
Gedung Putih.
Jika tidak ada halangan, tulis Independent, Korea Utara akan
memiliki 50 peluru kendali nuklir hingga akhir jabatan Presiden Trump. Jumlah
tersebut hampir separuh dari senjata yang dimiliki oleh Pakistan.
Beberapa pejabat Amerika Serikat mengatakan, Korea Utara
tahu bahwa bagaimana mereka mengecilkan senjata hingga ke ukuran kecil dan
medium.
Seluruh senjata itu, jelas para ahli, sanggup menjangkau
wilayah Korea Selatan dan Jepang, serta melibas ribuan pasukan Amerika Serikat
yang ditempatkan di kedua negara tersebut. Korea Utara, saat ini, diperkirakan
memiliki 1.000 rudal balistik dengan delapan
varietas.
Namun guna mewujudkan mimpi Kim Jong-un yakni memiliki
senjata nuklir antarbenua yang dapat menjangkau Seatle, Los Angles, atau New
York, masih banyak masalah.
Loading...

