Beritaindonesia.co - Pasangan Cagub-Cawagub DKI Jakarta langsung melakukan upaya
rekonsiliasi pasca Pilgub DKI putaran kedua. Sehari setelah pencoblosan, Cagub
Anies Rasyid Baswedan langsung datang ke Balai Kota DKI untuk menemui Cagub
petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok).
Rekonsiliasi Anies-Ahok di Balai Kota
"Saya ingin jaga, kenapa ingin cepat ketemu Pak Basuki,
karena kita ingin persatuan di Jakarta kita jaga, kita bangun, lalu beliau akan
sidang pagi ini, dan sidang ini mungkin punya konsekuensi. Jadi sebelum sidang,
kita ketemu sebentar," kata Anies usai bertemu Ahok di Balai Kota DKI
Jalan Medan Merdeka Selatan, Kamis (24/4) lalu.
Niat baik Anies ingin menjaga persatuan di Jakarta ini juga
selaras dengan Ahok. Kepada Anies, Ahok memberi jaminan bahwa pendukungnya
tidak akan membuat keributan atas hasil yang dicapai dari Pilgub DKI putaran
kedua. Meski ketetapan pemenang Pilgub DKI belum diumumkan secara resmi oleh
KPUD, Ahok yakin hasil dari Pilgub DKI sudah diatur oleh yang Maha Kuasa.
"Saya jamin pendukung saya nggak bakalan ributlah,
pendukung saya, saya jamin. Kita percaya kok semua Tuhan yang atur. Semua
takdir kan Tuhan yang nentukan. Ini kan orang semua begitu, hidup itu ya
begitu," ujar Ahok.
Tidak banyak waktu yang dihabiskan Ahok dan Anies dalam
pertemuan yang berlangsung di Balai Kota itu. Usai memberi keterangan kepada
awak media, Ahok lebih dulu meninggalkan Anies karena hendak mengikuti sidang
dugaan penistaan agama. Namun keduanya juga sepakat untuk melakukan
rekonsiliasi antar pendukung.
"Kami sama-sama mengeluarkan rekonsiliasi
antarpendukung dan menjaga persatuan, memperjuangkan persatuan," ucap
Anies.
Ahok dan Anies menginginkan adanya babak baru di Ibu Kota
pasca Pilgub DKI putaran kedua. Keduanya berharap suasana yang sejuk dan damai
kembali menghiasi Ibu Kota.
"Ya kami semua adalah warga Jakarta yang kemarin sudah
selesai, kami mulai babak baru," imbuh Anies.
Rekonsiliasi Es Kopyor Sandi-Djarot
Seminggu setelah pertemuan Ahok dan Anies, giliran Cawagub
Sandiaga Salahudin Uno yang mengundang Cawagub petahana Djarot Saiful Hidayat.
Sandiaga memandang pertemuan dengan Djarot itu menjadi penting karena menjadi
momen silaturahmi keduanya usai gelaran Pilkada DKI putaran kedua.
"Karena saya yang paling lama kan kampanye, 18 bulan. Saya
sudah mulai berkampanye pada 2016. Kita akan terus berkomunikasi. Kami di sini
sedikit sekali bicara masalah politik," kata Sandiaga di Restoran
Meradelima, Jalan Adityawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (26/4)
kemarin.
Sandiaga juga menyampaikan permohonan maafnya kepada Djarot
jika ada ucapan dan perbuatan yang kurang berkenan selama gelaran Pilkada.
"Saya memang dari dunia usaha, memang kan lagi Pak Djarot akan terjaga
sampai Oktober besok. Saya minta maaf kalau ada salah-salah kata dan tentunya
kita bersahabat semuanya. Saya tanya apa yang akan saya bantu dalam 2017
nanti," ucapnya.
Tidak banyak pembicaraan seputar dunia politik antara Djarot
dan Sandiaga di restoran tersebut. Dengan jamuan es kopyor, bersama istri,
keduanya menghibur diri dengan bernyanyi bersama. Sandiaga pun sempat kagum
dengan kebolehan Djarot dalam tarik suara.
"Ini kan sama nyanyi biasa, foto-foto. Ngobrol tadi es
kopyornya enak, ngobrol biasalah. Nyanyi ini lagu 'Ini Dia si Jali-jali',"
kata Djarot berbagi cerita seputar jalannya pertemuan.
Bagaikan segar dan manisnya es kopyor, rekonsiliasi Sandiaga
dan Djarot berlangsung cair dan penuh tawa. Namun tidak hanya menikmati sajian
nan lezat, mereka juga berbincang tentang isu-isu seputar Ibu Kota. Djarot
mengaku berbagi pengalaman dengan Sandiaga selama menjadi Wali Kota Blitar dan
Wagub DKI Jakarta.
"Iya, tadi kita diskusilah, ini kan baru pertemuan
pertama. Nanti kita bertemu intensiflah untuk berdiskusi tentang kebijakan.
Intinya, berbagi apa yang terbaik di Jakarta. Karena bagaimanapun, saya sepuluh
tahun ada di birokrasi," ujar Djarot.
Djarot juga berpesan agar kesiapan Ibu Kota menjadi tuan
rumah Asian Games agar dipersiapkan dengan matang. "Tadi saya sampaikan
supaya siap-siap jadi tuan rumah Asian Games, SEA Games, itu harus dikawal
betul, terutama MRT, LRT, sama beberapa venue," kata Djarot.
Loading...

