Beritaindonesia.co - Pascapenangkapan sejumlah teroris di wilayah Jawa Timur,
Wakil Gubernur Jawa Timur, Syaifullah Yusuf, meminta masyarakat berperan aktif
melihat kondisi lingkungan sekitar. Karena ada ratusan orang di Jawa Timur yang
dicurigai sebagai teroris.
"Kita diberi informasi awal oleh Densus 88. Komandan
Densus menyampaikan potensi-potensi dan pergerakan teroris di Jawa Timur.
Tetapi kita sifatnya hanya diberitahu untuk mengetahui informasi itu,"
kata pria yang akrab disapa Gus Ipul itu, Selasa, 11 April 2017.
Ratusan orang yang saat ini diduga menjadi teroris itu
sedang dalam pantauan Densus 88. Masyarakat harus berperan aktif untuk
mendeteksi dini hal-hal yang mencurigakan.
"Saya sampaikan dalam pantauan, masyarakat juga harus
berperan aktif untuk mendeteksi dini. Jadi masyarakat harus turut membantu
terlibat dalam deteksi dini Insya Allah kita bisa menanggulangi efektif,"
ujar Gus Ipul.
Gus Ipul mengungkapkan pantauan ratusan orang yang diduga
teroris itu sudah dila
kukan sejak lama. Terkait dari jaringan mana, Gus Ipul
mengaku tidak mengetahui secara detail.
"Yang diharapkan pihak aparat sebenarnya partisipasi
aktif masyarakat, ada ratusan orang yang masuk pantauan aparat, diikuti,
dipantau secara cermat, diawasi sudah sejak lama. Dari jaringan mana, itu tugas
aparat yang menyampaikan," papar Gus Ipul.
Pemprov Jatim hanya diberi gambaran soal bahaya terorisme di
masyarakat. Harapannya mampu terlibat dalam pemantauan bahaya terorisme sejak
dini. Peran Ketua Rukun Tetangga dan Rukun Warga juga dianggap penting dalam
upaya penangkalan terorisme.
"Kita hanya ditugaskan menjaga ketertiban dan keamanan
di lingkungan masyarakat, melihat hal
aneh diharapkan melapor kalau bisa sampai tingkat RT dan RW. Kita hanya diberi
gambaran ada ratusan orang dalam pengawasan, deteksi dini kalau ada hal aneh
silakan lapor ke aparat. Daerah mana saja yang tahu itu aparat," kata Gus
Ipul.
Loading...
