Beritaindonesia.co - Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan melaksanakan salat Jumat
pertama usai pencoblosan di Masjid Al Hidayah, Bukit Duri, Tebet, Jakarta
Selatan. Anies memilih Bukit Duri lantaran tempat ini sangat bersejarah bagi
warga. Sebab, dulu dijanjikan tak digusur Joko Widodo (Jokowi) semasa jabat
gubernur bersama Basuki T Purnama ( Ahok), wakil gubernurnya.
"Karena ini adalah tempat di mana rakyat merasakan
persis 5 tahun yang lalu disebut terbuka di dalam kampanye tidak digusur.
Disebutkan terbuka, bahkan ada rekamannya, dan disebutkan namanya, bahkan
jumlah rumahnya disebutkan. Dan dalam kenyataannya mereka kemudian harus pindah
ke Rawa Bebek," ungkap Anies di Masjid Al Hidayah, Bukit Duri, Tebet,
Jakarta Selatan, Jumat (21/4).
Kehadirannya, kata Anies, untuk menamatkan warga Bukit Duri
tak mengulang perasaan pernah dibohongi pemerintah sebelumnya. Sebab, setelah
dilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur, warga Bukti Duri justru
dipindahkan ke rusun Rawa Bebek, Jakarta Timur.
"Karena itu saya datang di tempat ini untuk
mengingatkan diri saya sendiri, dan mengingatkan seluruh yang bekerja bersama
bahwa jangan ulangi peristiwa yang terjadi di Bukit Duri. Anies-Sandi ingat
loh, hari Rabu kemarin orang memilih karena ada janji program, tolong
tepati," ungkap Anies.
"Jangan ulangi komitmen telah dilaksanakan, kalaupun
ada pergeseran-pergeseran, datanglah, bicara lah, sampaikan lah. Gubernurnya
sendiri harus ngomong ke rakyatnya," sambung Anies.
Loading...

