Selasa, 25 April 2017

Presiden Jokowi: ''Kodrat Bangsa Kita Adalah Bhinneka Tunggal Ika''


Beritaindonesia.co - Presiden Joko Widodo menghadiri peringatan Ista Mi'raj Nabi Besar Muhammad SAW 1438 H di Pesantren Al Hikamussalafiyah Cipulus, Purwakarta, Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, Jokowi bicara soal keberagaman.

Acara yang digelar di aula Pesantren Al Hikamussalafiyah itu dihadiri oleh para ulama dan ribuan santri. Jokowi mengatakan, pesan terpenting dari perjalanan malam Rasulullah dari Masjidil Haram di Mekah ke Masjidil Aqsa di Palestina lalu naik ke Sidratul Muntaha itu adalah agar umatnya selalu mengingat perintah untuk melaksanakan ibadah salat. Selain itu agar iman kita, sekali lagi agar iman kita menjadi semakin kuat menjadi semakin kokoh.

"Dengan ibadah salat yang sungguh-sungguh maka seorang manusia dapat mencapai kesalehan individu atau kesalehan pribadi dan kesalehan sosial. Sehingga hubungan dengan sesama manusia menjadi harmonis, penuh solidaritas karena melampaui sekat-sekat geografis, sekat-sekat bahasa dan sekat-sekat golongan," kata Presiden di Pesantren Al Hikamussalafiyah, Jl Pesantren, Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (25/4/2017).

Hubungan seperti itu, lanjut Presiden, sangat diperlukan. Terlebih saat mata dunia sekarang sedang memandang Indonesia, di mana Indonesia banyak dijadikan rujukan dalam mengelola keberagaman suku, keberagaman agama, keberagaman ras dan keberagaman golongan yang merupakan anugerah Allah SWT.

"Untuk itu, para ulama, para Kiai, para pengasuh pondok pesantren dan juga para Guru Ngaji se-Indonesia dapat berperan aktif. Aktif menjadi perekat tali silaturahmi antar sesama umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat, dalam kehidupan berbangsa, dalam kehidupanku kita bernegara," kata Jokowi.

Jokowi yakin, dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan toleransi, maka Indonesia akan terpandang di mata dunia dalam mengelola keberagaman.

"Insya Allah kita dapat tunjukkan kepada dunia bahwa Islam adalah agama yang cinta damai, agama yang rahmatan lil alamin. Dan kita dapat menjalankan kodrat bangsa Indonesia sebagai bangsa yang Bhinneka Tunggal Ika," katanya.

Dalam kesempatan ini, Jokowi memberikan kuis berhadiah sepeda kepada para santri. Lima pertanyaan dapat dijawab dengan baik oleh para santri. Kelima pertanyaan itu masing-masing tentang nama tujuh suku, tujuh pulau, tujuh provinsi, tujuh kota/kabupaten dan menyebutkan Pancasila.


Hadir mendampingi Presiden, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi dan Ketua Umum Forum Silaturahim Guru Ngaji/Pengasuh Ponpes Al-Hikamussalafiyah Abah KH Adang Badruddin selaku tuan rumah.  
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...