Beritaindonesia.co - Sejak hasil putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017
diketahui, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri belum memberikan
pernyataan ataupun respons atas hasil real count KPU DKI Jakarta.
Berdasarkan hasil real count KPU DKI Jakarta, pasangan yang
diusung PDI Perjuangan bersama sejumlah partai koalisi, Basuki Tjahaja Purnama-
Djarot Saiful Hidayat, kalah suara dari kompetitornya, Anies Baswedan- Sandiaga
Uno.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Sekjen PDI-P Achmad Basarah
menjelaskan, hingga saat ini partainya belum menggelar rapat evaluasi di DPP
untuk menyikapi hasil Pilkada DKI.
"Memang belum ada rapat DPP lagi sejak kemarin (
putaran kedua Pilkada DKI)," ujar Basarah saat ditemui usai rapat pleno
rapat pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia di gedung MUI, Jakarta
Pusat, Rabu (26/4/2017).
Basarah menuturkan, saat ini Megawati sedang tidak berada di
Jakarta. Dia pun belum mengetahui sikap Megawati terkait kekalahan Ahok-
Djarot.
"Saya belum tahu (sikap Megawati). Belum ketemu
langsung setelah pilkada kemarin. Jadi beliau ada tugas lain, yang saya tahu,
di luar Jakarta. Sampai sekarang kami belum bertemu pasca pilkada,"
ucapnya.
Basarah memastikan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI-P akan
menggelar rapat evaluasi sekaligus melakukan persiapan menghadapi Pilkada 2018
dan Pilpres 2019. Ada 17 daerah yang melaksanakan Pilkada tahun depan.
PDI-P akan mengusung calon gubernur sendiri di 5 daerah.
Dalam rapat tersebut, kata Basarah, PDI-P akan menyusun road map sebagai acuan
untuk menentukan langkah politik partai ke depannya.
"Dalam waktu dekat kami akan menyusun road map untuk
Pilkada serentak 2018. Mungkin minggu depan sudah dimulai pembahasan Pilkada
2018," tutur Basarah.
Loading...
