Kamis, 27 April 2017

Luar Biasa! Begini Ancaman Fadli Zon Pada Presiden Jokowi Kalau Berani Jadikan AHOK Menteri


Beritaindonesia.co - Ahok versi quick count dalam pilkada DKI Jakarta 2017 rupanya belum memuaskan nafsunya Fadly Zon untuk menghabisi Ahok dari peta perpolitikan Indonesia. Sekalipun Ahok sudah kalah telak dalam pilkada DKI, dendam kesumatnya belum tertuntaskan kalau batang hidung Ahok masih ada dilingkar kekuasaan.

Pasca kekalahan Ahok versi quick count dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 putaran kedua, Ahok digadang-gadang oleh mayoritas rakyat Indonesia yang menginginkan Ahok menjadi Menteri Dalam Negeri. Keinginan itu adalah keinginan yang wajar karena mayorites rakyat Indonesia menggantungkan harapan mereka kepada Ahok yang memiliki integritas yang tinggi.

Akibat keinginan mayoritas rakyat Indonesia yang disuarakan melalui media-media sosial, Fadli Zon langsung angkat bicara dengan melontarkan ancaman kepada Presiden Jokowi agar jangan coba-coba angkat Ahok jadi Menteri. Menurut anak buahnya Prabowo Subianto itu, jika Presiden Jokowi sampai menunjuk Ahok menjadi Menteri, maka Jokowi harus siap menanggung risikonya.

“Silakan saja, tentu dengan segala risikonya,” ancam Fadli Zon.

Menurut Fadly Zon,  jika suatu saat nanti Ahok dijadikan Menteri oleh Presiden Jokowi, artinya nyata sudah dugaan mereka selama ini bahwa Ahok si penista agama Islam itu memang benar didukung oleh Istana Negara. Dengan kata lain, Fadly Zon mau bilang bahwa Presiden Jokowi adalah pendukung dan pembela penista agama Islam.

Ancaman yang dilakukan Fadly Zon terhadap Presiden Jokowi tujuannya sudah jelas, yaitu upayanya untuk mempengaruhi alam bawah sadar Jokowi agar berpikir ulang dan mempertimbangkan banyak hal sehingga akhirnya tidak jadi mengangkat Ahok jadi Menteri.

Ancaman dengan mengatakan jangan coba-coba angkat Ahok jadi Menteri, seolah-olah dia mau kasih tahu Presiden kalau sampai angkat Ahok jadi Menteri, maka mereka akan menciptakan kegaduhan-kegaduhan dan kekacauan-kekacauan seperti yang telah mereka lakukan terhadap Ahok selama masa kampanye Pilkada DKI Jakarta.


Padahal belum ada sinyal maupun statement apapun dari Presiden Jokowi yang mengarah akan mengangkat Ahok jadi Menteri. Presiden Jokowi hanya menanggapi secara singkat keinginan rakyat banyak yang ingin Ahok jadi Menteri Dalam Negeri bahwa pak Ahok masih Gubernur DKI Jakarta sampai Oktober 2017.
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...