Beritaindonesia.co - Aksi Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI untuk
mengawal perkara Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak hanya dipadati oleh massa.
Di pelataran Masjid Istiqlal, Jakarta, yang merupakan titik kumpul massa,
sejumlah pedagang juga turut berusaha meraup untung dari aksi tersebut.
Pantauan detikcom di Masjid Istiqlal, Jumat (28/4/2017),
banyak pedagang yang menjual aksesoris dan kaus yang bertema 'Alumni Aksi'.
Kaus dan aksesoris itu bertuliskan 'Alumni 313 dan 212'.
Salah satu pedagang, Mudzakir (40), mengatakan mendapat ide membuat dagangan
ini lantaran beberapa aksi sebelumnya ada massa yang memakai kaus tersebut.
"Jadi waktu kemarin saat 313 saya jualannya kaos alumni
411, 212 dan 211. Kalau tidak salah hampir 300 pcs dan habis, sekarang hanya
bawa 100 karena saya pikir massanya sedikit," kata Mudzakir
Dia mengatakan, dalam aksi sebelumnya, kaus yang dijual
banyak diminati dan laris manis. Meski begitu dia tidak menyebutkan berapa
omzet yang dia capai saat aksi digelar.
"Banyak yang beli, mereka mau saja beli. Yang jelas
lumayan penghasilannya, tidak nombok. Makanya bagus ini kalau ada aksi kita
dagang terus" kata Mudzakir.
Selain kaus, dia juga menjual aksesoris lainnya seperti
peci, gelang dengan harga berkisar Rp 5.000 hingga Rp 30.000 per buah.
Salah seorang pembeli, Alfan yang juga sebagai peserta aksi
tertarik membeli karena merasa memiliki identitas alumni.
"Bagus kan kelihatan ada identitas. Kita ini pernah
bela islam di aksi berapa, nanti tahu, oh ikut 212 ya, atau ikut 414,"
kata Alfan.
Loading...

