Beritaindonesia.co - Front Pembela Islam (FPI) memastikan turun aksi menuntut
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dipenjarakan, besok. Ribuan
laskar FPI akan dikerahkan dalam aksi bertajuk Menjaga Independensi Hakim itu.
“Saya belum bisa prediksi (jumlah massa keseluruhan), karena
semua elemen juga akan turun. Laskar kami sendiri saja bisa 1.000 orang,” kata
Panglima Laskar FPI Maman Suryadi saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (27/4)
malam.
Maman mengatakan, pihaknya telah mengundang seluruh
pengikutnya agar mengikuti demonstrasi. Meski demikian, FPI hanya akan
mengerahkan massa dari Jakarta dan sekitarnya.
Sementara anggota FPI yang ada di daerah lain tidak
dikerahkan untuk ikut unjuk rasa di Jakarta. Sebab menurut Maman, mereka juga
akan menggelar aksi serupa di daerahnya masing-masing.
“Aksi di wilayahnya masing-masing, enggak turun ke Jakarta.
Bertahap, ada yang sudah (aksi) duluan, ada yang mungkin bareng (besok), atau
nanti menyusul. Jadi enggak serentak besok,” katanya.
Dia menegaskan, aksi besok untuk memberikan dukungan kepada
hakim agar memberikan vonis yang sesuai dengan hukum. Maman menyampaikan, FPI
menuntut agar Ahok dipenjarakan seberat-beratnya.
Maman enggan berkomentar soal tuntutan jaksa yang menuntut
Ahok dengan hukuman pidana satu tahun penjara dan dua tahun masa percobaan.
Jaksa menyatakan Ahok bersalah dan dijerat pasal 156 KUHP tentang kebencian
terhadap satu golongan.
“Aduh, saya enggak bisa kasih pandangan (soal tuntutan
jaksa). Yang penting bagaimana saya mengupayakan hukum ini bisa ditegakkan dan
Ahok dipenjarakan. Soal pernyataan jaksa, ane gak mau komentar,” katanya.
Aksi yang dipimpin Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI itu
akan dimulai usai salat Jumat berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat.
Mereka berencana melakukan aksi jalan kaki (long march) ke kantor Pengadilan
Negeri Jakarta Utara yang berada di Jalan Gajah Mada.
Maman tidak bisa memastikan pentolan FPI Rizieq Shihab akan
ikut turun aksi. Namun dia menegaskan, massa pengikut Rizieq dikerahkan
sepenuhnya.
“(Rizieq) Belum tahu. Tapi yang jelas massanya turun. Untuk
DKI kami all out,” katanya.
Sebelumnya, anggota tim advokasi hukum GNPF MUI Kapitra Ampera
mengatakan, Rizieq Shihab dan istrinya Syarifah Fadlun, saat ini tengah
melaksanakan ibadah umrah. Kapitra menyampaikan, Rizieq tidak hadir pada aksi
besok.
Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan
membacakan vonis terhadap Ahok pada 9 Mei 2017 atas kasus dugaan penodaan
agama. Pada persidangan sebelumnya, Selasa (25/4), Ahok telah membacakan
sendiri nota pembelaannya.
Loading...

