Kamis, 27 April 2017

Fadli Zon Sebut Bunga ke Ahok Sebagai Pencitraan, PDI-P Geram, Begini Responnya...


Beritaindonesia.co - Politikus PDIP Charles Honoris mengkritik ucapan Wakil Ketua DPR Fadli Zon soal karangan bunga untuk Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok hanya pencitraan murah semata. Fadli disebut tak pantas mengucapkan kalimat seperti itu sebagai pimpinan DPR.

"Statement Fadli Zon bahwa kiriman bunga warga Jakarta untuk Ahok-Djarot sebagai pencitraan murahan sangat tidak pantas diucapkan oleh seorang pimpinan DPR," ujar Charles dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (27/4/2017).

Dia menganggap wajar saja jika warga mengirim karangan bunga untuk Ahok. Karangan bunga itu dinilai sebagai bentuk apresiasi.

Charles juga menyinggung ucapan Fadli soal tuntutan jaksa untuk kasus dugaan penistaan agama oleh Ahok. Fadli tak bisa sembarang berkata atas nama rakyat yang tak puas terhadap tuntutan itu. Justru dia menyebut masyarakat sangat ingin Fadli dicopot dari kursi pimpinan DPR.

"Masak keputusan pengadilan harus mengikuti tafsir semau-maunya Fadli Zon yang mengatasnamakan masyarakat? Pertanyaan saya lagi, masyarakat mana yang dimaksud? Saya juga bisa saja mengklaim bahwa masyarakat ingin Fadli Zon dicopot karena ngomongnya suka ngawur," tuturnya.

Pilkada DKI sudah selesai. Charles meminta Fadli tidak lagi bersikap layaknya anak kecil.

"Pilkada DKI sudah selesai, tetapi Fadli Zon masih menunjukkan sikap kekanak-kanakan. Atau jangan-jangan Fadli Zon punya agenda lain dengan terus memojokkan Ahok dan menggoreng sentimen SARA?" ucapnya.


"Bapak-bapak politisi santun yang saya hormati, tolonglah berperilaku sebagai negarawan. Pilkada DKI sudah selesai. Sekarang waktunya fokus membangun Jakarta yang lebih baik," ucapnya.
Loading...
Next article Next Post
Previous article Previous Post

Advertisement

 
('
loading...