Beritaindonesia.co - Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto disebut akan
menjadi 'King Maker' dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.
Adalah founder KedaiKOPI Hendri Satrio yang menyebut Prabowo akan menjadi King
Maker dalam Pilgub Jabar karena melihat peran mantan Danjen Kopassus itu di
Pilkada DKI sejak 2012.
Seperti diketahui, pada Pilgub DKI 2012, Prabowo bersama
Gerindra dan PDIP sukses mengantarkan Joko Widodo (Jokowi)-Basuki Tjahaja
Purnama (Ahok) ke kursi gubernur dan wakil gubernur. Tahun ini Prabowo kembali
berperan penting dalam terpilihnya Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai
DKI-1 dan DKI-2.
"Prabowo yang sukses menjadi King Maker bagi Jakarta
sejak 2012 akan punya peran penting di Jawa Barat," kata pengamat politik
dari KedaiKOPI, Hendri Satrio, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Lalu, siapa yang akan diusung Prabowo dengan Gerindra di
Pilgub Jawa Barat?
Pada Kamis (20/4) pekan lalu, anggota Dewan Penasihat DPD
Gerindra Jawa Barat Radar Tri Baskoro mengisyaratkan bahwa partainya tak akan
mengusung Ridwan Kamil. Pada 2013, Gerindra mengusung Ridwan Kamil, yang biasa
disapa Emil, dalam Pilwalkot Bandung.
"Saya kira Pak Ridwan Kamil sudah di luar radar.
Menurut saya, kalau beliau menerima dukungan dari NasDem, di mana syaratnya
NasDem itu salah satunya mendukung Pak Jokowi di 2019, itu sudah tertutup buat
beliau (Ridwan Kamil)," kata Radar saat dihubungi, Kamis (20/4).
Dia melanjutkan, sampai saat ini, Partai Gerindra masih
mencari sosok atau kandidat yang akan diusung dalam Pilgub Jabar nanti. Namun
sudah ada beberapa nama yang telah masuk radar untuk diusung nanti.
"Untuk di internal partai, ada nama Ketua DPD Partai
Gerindra Jawa Barat Mulyadi dan anggota Komisi VIII DPR RI Sodiq Mudjahid.
Kalau dari eksternal, ada nama Ketua Kadin Jabar Agung Suryamal," ucapnya.
Disinggung soal nama Wakil Gubernur Deddy Mizwar, dia juga
menyebut belum masuk perhitungan Partai Gerindra. "Kalau Pak Deddy Mizwar,
saya belum melihat peluang beliau," ujarnya.
Namun, menurutnya, semua masih bisa berubah. Pasalnya,
politik itu dinamis. Tergantung komunikasi politik yang dilakukan tiap partai.
"Politik itu dinamis," tuturnya.
Sementara itu, Hendri Satrio memprediksi peta koalisi Pilgub
Jabar akan mirip dengan di Jakarta. Akan ada dua pasang kandidat yang diusung
dua koalisi partai politik.
"Saya memprediksi akan ada dua pasang calon yang
berlaga yang koalisinya mirip seperti Jakart. Artinya, kemungkinan besar PDIP
akan berkoalisi kembali dengan Golkar," ujar Hendri.
Menurut Hendri, bila PDIP berkoalisi dengan Golkar,
kemungkinan besar Ridwan Kamil akan berduet dengan Dedi Mulyadi. PKS diprediksi
masih akan berkoalisi dengan Partai Gerindra dan mengusung Deddy Mizwar.
Loading...

